setelah sekian lama aku ga posting apapun di blog ini, daaaaan.. jeng jeng.. I come back !!
oke sebelumnya, aku mau cerita dulu kenapa sejak 2015 lalu aku ga pernah update isi blog ini. Pertama, waktuku terkuras habis buat persiapan Ujian Nasional tingkat SMA/SMK sederajat, tepatnya sih 2015-2016. Nah, terus kenapa aku baru ngisi blog ini sekarang di tahun 2017 ? Ini dia yang mau aku ceritain. Jadi, aku sebenarnya siswi lulusan SMA angkatan 2016, tapiii.. aku baru melanjutkan kuliah ku tahun ini. kalo bahasa kerennya sih GAP-YEAR. Gap year itu maksudnya menunda kuliah. Alhamdulillah aku menunda kuliah hanya 1 tahun, pastinya dengan beberapa alasan. Alasan pribadi sih, pertama aku tidak lolos SNMPTN , SBMPTN , dan UTUL UGM 2016. Sekedar informasi aja, tujuan pertama dan utama aku adalah Gadjah Mada University, so itu alasannya kenapa aku hanya mencoba ujian mandiri nya UGM. Terus ? apa langkah ku selanjutanya ?
Berfikir, Berdoa, Ikhtiar. Itu hal hal yang aku lakukan setelah hari penolakan kampus kampus kepadaku. Balik ke topik, aku adalah siswi gap - year yang tidak menyesal.
Alasan kedua adalah, Ayah ku tidak ingin aku masuk ke perguruan tinggi dengan jurusan yang tidak aku senangi. Awalnya beliau ingin aku kuliah dimana aja asal aku senang. Maksudnya, aku dibolehkan ambil kuliah di tahun 2016, terus nyoba lagi di tahun 2017. Tiba-tiba pahlawan pun datang, jeeeeng.. kakak tertua ku yang sudah punya lebih banyak pengalaman tentang dunia perkuliahan. Dia bilang itu hanya membuang waktu, pikiran, tenaga, dan uang. Selanjutnya, aku digiring untuk mengambil kursus Bahasa Inggris guna mengisi waktu luang ku selama 1 tahun.
Bener aja, secara sadar ga sadar, aku seolah melepas semua peluang ku lewat ujian mandiri di beberapa universitas yang masih tersedia saat itu. Jadi, saat itu sebenernya masih banyak banget universitas yang buka pendaftaran lewat jalur mandiri, tapi entah kenapa hati dan pikiran ku udah ga ragu lagi buat melepas semuanya dan segera mencari tempat kursus bahasa inggris. Keyakinan ku untuk gap-year bertambah saat aku liat liat berita di internet kalo putri sulungnya Barack Obama (Malia Obama) yang seangkatan sama aku, juga ingin gap-year,maksudnya punya temen gap-yar gitu,wkwkw. So, I've enough reasons, right ?
Allah kaya ga mau aku mikir panjang ,"udah lah, kamu kuliah 2017 aja, Aku udah nyiapin semuanya spesial buat kamu besok" rasanya Allah bilang gitu deh :) . Oiya, sebelumnya aku ambil jurusan matematika-IPA pas di SMA. Awalnya aku ga mau beranjak dari jurusan IPA dan terus belajar saintek sampai akhir tahun 2016. Setelah itu, aku merasa ragu dan engga sreg lagi dengan soal soal saintek yang udah berulang kali aku pelajari tapi engga nyantol di hati *eeyaaa. Dengan segenap niat dari hati, aku memutuskan untuk beli buku soal-pembahasan SBMPTN SOSHUM yang tebelnya kurang lebih 7cm. Kebayang kan, gimana aku yang ga tau apa apa soal soshum, tiba tiba belajar itu dari nol. Terlebih materi sejarah yang seabrek, materi geografi dan sosiologi yang ga pernah aku pelajari sebelumnya di SMA. Tapi aku ga mau menyerah, aku udah beli buku itu pake uang yang ga sedikit bagiku. Aku udah dapet 1 bulan mempelajari buku itu, ya lumayan..mungkin karena aku suka pelajaran sejarah. Kaya baca dongeng aja gitu. Nah, itu berarti adalah 3 bulan sebelum ujian SBMPTN. Niat awal yang tadinya mau ambil bimbingan belajar SBMPTN di tempat bimbel, terhapus karena biaya nya yang lumayan gede, sekitar 3jt cuma utk 1 bulan bimbingan. That's so expensive for me. So, akhirnya uang yang tadinya buat bimbel, aku alokasikan buat beli voucher pembahasan materi SBMPTN + beli modem (karena diakses online). Setelah voucher + modem + buku 7cm tersedia di kamar, waktu 3 bulan tersisa yang aku miliki bener bener aku habisin buat mereka. Aku bangun tidur, langsung ngadep laptop sampe mau tidur lagi, belajar terus, nyoba soal, kadang soal soal online.
Tahun 2017 aku daftar SBMPTN, UTUL, dan UM-PTKIN. Daaaaan.. jeeeeng, hasilnya pun keluar. Deg- deg banget pastinya. Disana tertulis kalo aku lolos SBMPTN - Ilmu Hukum (UIN Suka) , UMPTKIN - Ilmu Hukum Ekonomi (UIN Suka), daaan.. UTUL - Ilmu Hukum (Gadjah Mada University). Dari tiga pilihan itu akupun memilih UGM-Ilmu Hukum. Aku yang tadinya anak klaster saintek, beralih ke klaster soshum, dan itu bisa terjadi. We can do anything, we can get everything, as long as we believe. Itulah cerita ku tentang perjalanan gap-year.
Sekarang aku mau ngasih tau hal - hal yang bisa kamu lakukan saat kamu memutuskan untuk gap-year.
1. Ambil Kursus
Seperti yang aku lakukan kemarin, aku ambil kursus bahasa inggris di salah satu lembaga yang ada di Jogja. Itu akan membantu kalian banget, karena di dunia perkuliahan nanti kalian bakal dipaksa akrab sama bahasa inggris. Selain itu, kalo kalian berencana untuk melanjutkan kuliah S2, kalian butuh nilai tes TOEFL yang bagus dong. Kalian bisa ambil program TOEFL di lembaga kursus yang kalian ikuti. Ga cuma kursus bahasa inggris aja, kalian bisa ambil kursus apapun yang ga bisa kalian ambil di bangku sma dulu atau di perkuliahan nanti. You've so much time.
2. Mengajar Les
Selain memperdalam ilmu untuk diri sendiri, ga ada salahnya kalo kalian juga berbagi ilmu kalian ke orang lain. salah satunya adalah dengan menjadi pembimbing untuk adek adek SD/SMP. Kalian lulus SMA/SMK, pastinya sangat mudah mengerjakan soal siswa SD/SMP bukan ? Selain dapat kebaikan berbagi ilmu, itung itung bisa buat nambah uang jajan, hihi..
3. Aktif di Organisasi
Selama kalian tidak memiliki kesibukan belajar di lembaga formal seperti sekolah / perguruan tinggi, kalian dapat meningkatkan jiwa organisasi kalian. Baik di organisasi desa/masjid/bakti sosial. Kalian tau kan betapa sibuknya seorang mahasiswa nantinya ? Sebelum berpredikat mahasiswa, ini adalah waktu terbaik untuk unjuk gigi di organisasi-organisasi yang kalian ikuti.
4. Go Traveling
Satu tahun gaeees.. itu bukan waktu yang sebentar. Meskipun kalian harus kerja keras buat dapetin kuliah yang kalian pengen, kalian juga butuh refreshing !! Maen bukan sembarang maen, tapi maen yang bermanfaat. Tau kan maksudnya ? Maen jangan cuma shoping di mall atau nonton di bioskop aja. Kalian harus tau betapa kaya alam Indonesia. Pergi ke wisata alam dan menambah pengalaman disana. Selain itu, kalian juga bisa mengunjungi museum atau festival yang ada di daerah kalian. Kalian punya banyak banget waktu buat menenangkan diri dan berfikir dengan jernih mana jalan yang bakal kalian ambil nantinya.
Ok guys, so jangan ragu lagi kalo kalian mau memutuskan buat gap-year. Bukan berarti kalo kalian ga kuliah tahun ini, bakal memusnahkan harapan harapan kalian kan ? Fikirkan dengan tenang, dan ga usah takut. Di tahun depan kalian adalah orang orang yang memiliki lebih banyak pengalaman dan kesempatan. Barengi semua kesibukan kalian, juga dengan beribadah dan berdoa.
"Jangan pernah berfikir tentang kekuatanmu, berfikirlah tentang kekuatan Tuhan"
feel free to comment and ask me about gap-year :)
