Kamis, 19 Februari 2015

Puisi curhatan remaja


Maaf, bukan diriku

Jika aku memang pantas,
Pahami maksud sikapku
Bahkan semua kesanggupanku,
Ataupun batas mampuku
Sinar tak berkutik di hadapan lubang hitam
Tak terlihat, apalagi menembus
Jangan inginkan sesuatu dariku,
Untuk apa yang bisa kulakukan
Jika kau tetap memaksaku melakukan apa yang ingin kau lihat dariku,
Itulah saat aku memaksa diriku
Puncak dari kemampuanku, dan ku coba melewatinya
Jika kau dapati diriku di di belakang bukit, tersenyumlah
Namun saat kau dapati diriku masih ada di dasarnya,
Bahkan dalam keadaanku terjatuh,
Aku tak mau kau ada dengan uluran tanganmu
Aku dapat bangun dengan kemampuanku,
Setelah itu, kau akan melihatku kembali melangkah

Tapi, mungkin menuju arah yang berbeda

1 komentar:

  1. blog walking di tunggu kunbalnya di http://munadishare.blogspot.com/

    BalasHapus