Rabu, 02 Agustus 2017

GAP YEAR (Menunda Kuliah), SIAPA TAKUT ?

Hi guys!

setelah sekian lama aku ga posting apapun di blog ini, daaaaan.. jeng jeng.. I come back !!
oke sebelumnya, aku mau cerita dulu kenapa sejak 2015 lalu aku ga pernah update isi blog ini. Pertama, waktuku terkuras habis buat persiapan Ujian Nasional tingkat SMA/SMK sederajat, tepatnya sih 2015-2016. Nah, terus kenapa aku baru ngisi blog ini sekarang di tahun 2017 ? Ini dia yang mau aku ceritain. Jadi, aku sebenarnya siswi lulusan SMA angkatan 2016, tapiii.. aku baru melanjutkan kuliah ku tahun ini. kalo bahasa kerennya sih GAP-YEAR. Gap year itu maksudnya menunda kuliah. Alhamdulillah aku menunda kuliah hanya 1 tahun, pastinya dengan beberapa alasan. Alasan pribadi sih, pertama aku tidak lolos SNMPTN , SBMPTN , dan UTUL UGM 2016. Sekedar informasi aja, tujuan pertama dan utama aku adalah Gadjah Mada University, so itu alasannya kenapa aku hanya mencoba ujian mandiri nya UGM. Terus ? apa langkah ku selanjutanya ? 

Berfikir, Berdoa, Ikhtiar. Itu hal hal yang aku lakukan setelah hari penolakan kampus kampus kepadaku. Balik ke topik, aku adalah siswi gap - year yang tidak menyesal. 

Alasan kedua adalah, Ayah ku tidak ingin aku masuk ke perguruan tinggi dengan jurusan yang tidak aku senangi. Awalnya beliau ingin aku kuliah dimana aja asal aku senang. Maksudnya, aku dibolehkan ambil kuliah di tahun 2016, terus nyoba lagi di tahun 2017. Tiba-tiba pahlawan pun datang, jeeeeng.. kakak tertua ku yang sudah punya lebih banyak pengalaman tentang dunia perkuliahan. Dia bilang itu hanya membuang waktu, pikiran, tenaga, dan uang. Selanjutnya, aku digiring untuk mengambil kursus Bahasa Inggris guna mengisi waktu luang ku selama 1 tahun.

Bener aja, secara sadar ga sadar, aku seolah melepas semua peluang ku lewat ujian mandiri di beberapa universitas yang masih tersedia saat itu. Jadi, saat itu sebenernya masih banyak banget universitas yang buka pendaftaran lewat jalur mandiri, tapi entah kenapa hati dan pikiran ku udah ga ragu lagi buat melepas semuanya dan segera mencari tempat kursus bahasa inggris. Keyakinan ku untuk gap-year bertambah saat aku liat liat berita di internet kalo putri sulungnya Barack Obama (Malia Obama) yang seangkatan sama aku, juga ingin gap-year,maksudnya punya temen gap-yar gitu,wkwkw. So, I've enough reasons, right ? 

Allah kaya ga mau aku mikir panjang ,"udah lah, kamu kuliah 2017 aja, Aku udah nyiapin semuanya spesial buat kamu besok" rasanya Allah bilang gitu deh :) . Oiya, sebelumnya aku ambil jurusan matematika-IPA pas di SMA. Awalnya aku ga mau beranjak dari jurusan IPA dan terus belajar saintek sampai akhir tahun 2016. Setelah itu, aku merasa ragu dan engga sreg lagi dengan soal soal saintek yang udah berulang kali aku pelajari tapi engga nyantol di hati *eeyaaa. Dengan segenap niat dari hati, aku memutuskan untuk beli buku soal-pembahasan SBMPTN SOSHUM yang tebelnya kurang lebih 7cm. Kebayang kan, gimana aku yang ga tau apa apa soal soshum, tiba tiba belajar itu dari nol. Terlebih materi sejarah yang seabrek, materi geografi dan sosiologi yang ga pernah aku pelajari sebelumnya di SMA. Tapi aku ga mau menyerah, aku udah beli buku itu pake uang yang ga sedikit bagiku. Aku udah dapet 1 bulan mempelajari buku itu, ya lumayan..mungkin karena aku suka pelajaran sejarah. Kaya baca dongeng aja gitu. Nah, itu berarti adalah 3 bulan sebelum ujian SBMPTN. Niat awal yang tadinya mau ambil bimbingan belajar SBMPTN di tempat bimbel, terhapus karena biaya nya yang lumayan gede, sekitar 3jt cuma utk 1 bulan bimbingan. That's so expensive for me. So, akhirnya uang yang tadinya buat bimbel, aku alokasikan buat beli voucher pembahasan materi SBMPTN + beli modem (karena diakses online). Setelah voucher + modem + buku 7cm tersedia di kamar, waktu 3 bulan tersisa yang aku miliki bener bener aku habisin buat mereka. Aku bangun tidur, langsung ngadep laptop sampe mau tidur lagi, belajar terus, nyoba soal, kadang soal soal online. 

Tahun 2017 aku daftar SBMPTN, UTUL, dan UM-PTKIN. Daaaaan.. jeeeeng, hasilnya pun keluar. Deg- deg banget pastinya. Disana tertulis kalo aku lolos SBMPTN - Ilmu Hukum (UIN Suka) , UMPTKIN - Ilmu Hukum Ekonomi (UIN Suka), daaan.. UTUL - Ilmu Hukum (Gadjah Mada University). Dari tiga pilihan itu akupun memilih UGM-Ilmu Hukum. Aku yang tadinya anak klaster saintek, beralih ke klaster soshum, dan itu bisa terjadi. We can do anything, we can get everything, as long as we believe. Itulah cerita ku tentang perjalanan gap-year. 

Sekarang aku mau ngasih tau hal - hal yang bisa kamu lakukan saat kamu memutuskan untuk gap-year.
1. Ambil Kursus
Seperti yang aku lakukan kemarin, aku ambil kursus bahasa inggris di salah satu lembaga yang ada di Jogja. Itu akan membantu kalian banget, karena di dunia perkuliahan nanti kalian bakal dipaksa akrab sama bahasa inggris. Selain itu, kalo kalian berencana untuk melanjutkan kuliah S2, kalian butuh nilai tes TOEFL yang bagus dong. Kalian bisa ambil program TOEFL di lembaga kursus yang kalian ikuti. Ga cuma kursus bahasa inggris aja, kalian bisa ambil kursus apapun yang ga bisa kalian ambil di bangku sma dulu atau di perkuliahan nanti. You've so much time. 

2. Mengajar Les
Selain memperdalam ilmu untuk diri sendiri, ga ada salahnya kalo kalian juga berbagi ilmu kalian ke orang lain. salah satunya adalah dengan menjadi pembimbing untuk adek adek SD/SMP. Kalian lulus SMA/SMK, pastinya sangat mudah mengerjakan soal siswa SD/SMP bukan ? Selain dapat kebaikan berbagi ilmu, itung itung bisa buat nambah uang jajan, hihi..

3. Aktif di Organisasi
Selama kalian tidak memiliki kesibukan belajar di lembaga formal seperti sekolah / perguruan tinggi, kalian dapat meningkatkan jiwa organisasi kalian. Baik di organisasi desa/masjid/bakti sosial. Kalian tau kan betapa sibuknya seorang mahasiswa nantinya ? Sebelum berpredikat mahasiswa, ini adalah waktu terbaik untuk unjuk gigi di organisasi-organisasi yang kalian ikuti.

4. Go Traveling 
Satu tahun gaeees.. itu bukan waktu yang sebentar. Meskipun kalian harus kerja keras buat dapetin kuliah yang kalian pengen, kalian juga butuh refreshing !! Maen bukan sembarang maen, tapi maen yang bermanfaat. Tau kan maksudnya ? Maen jangan cuma shoping di mall atau nonton di bioskop aja. Kalian harus tau betapa kaya alam Indonesia. Pergi ke wisata alam dan menambah pengalaman disana. Selain itu, kalian juga bisa mengunjungi museum atau festival yang ada di daerah kalian. Kalian punya banyak banget waktu buat menenangkan diri dan berfikir dengan jernih mana jalan yang bakal kalian ambil nantinya.

Ok guys, so jangan ragu lagi kalo kalian mau memutuskan buat gap-year. Bukan berarti kalo kalian ga kuliah tahun ini, bakal memusnahkan harapan harapan kalian kan ? Fikirkan dengan tenang, dan ga usah takut. Di  tahun depan kalian adalah orang orang yang memiliki lebih banyak pengalaman dan kesempatan. Barengi semua kesibukan kalian, juga dengan beribadah dan berdoa. 
 "Jangan pernah berfikir tentang kekuatanmu, berfikirlah tentang kekuatan Tuhan"

feel free to comment and ask me about gap-year :)


Jumat, 20 Maret 2015

Bali Nyepi di Jogja


Jogja turut bersuka ria dengan perayaan Tahun Baru Saka 1937. Hal ini tergambar dari  kemeriahan festival ogoh – ogoh pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 di alun – alun milik Kraton Yogyakarta. Pada Jum’at sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum arak – arakan ogoh – ogoh melewati sepanjang jalan di depan Benteng Kebudayaan Vredeburg, Bapak Presiden Jokowi Dodo keluar dari Gedung Agung yang berada persis di depan Benteng Kebudayaan Vredeburg. Kepala Presiden Republik Indonesia yang hampir menjabat selama setengah tahun ini keluar dengan mobil hitam yang di kawal ketat oleh kepolisian. Warga Yogyakarta dengan antusias hadir dan berkerumun untuk melihat secara langsung Bapak Presiden Jokowi Dodo sembari melambaikan tangan sebagai tanda selamat jalan. Bapak Jokowi juga melambaikan tangan diikuti senyum khas miliknya. Beberapa saat mobil berhenti, ternyata beliau turun dari mobilnya dan berjabat tangan dengan rakyatnya yang ada di Yogyakarta dan membagikan banyak kaos untuk warganya. Meski tidak semua semua warga kebagian kaos, mereka tak menampakkan wajah kecewa karena mereka dapat melihat orang nomor 1 di Indonesia itu secara langsung. Setelah Bapak Presiden dan para pengawalnya meninggalkan Gedung Agung, acara dilanjutkan dengan arak – arakan ogoh – ogoh melewati Jalan Jenderal A. Yani No. 6 Yogyakarta (depan Gedung Agung) ke arah utara menuju alun – alun Yogyakarta. Acara ini tidak hanya diikuti oleh umat Hindu yang ada di Yogyakarta, namun juga umat Islam dan banyak warga Yogyakarta turut ambil bagian dalam pembuatan ogoh – ogoh yang di arak dengan variasi bentuk yang berbeda. Tak ketinggalan, warga perwakilan Rumah Makan Ayam Goreng  dari Dusun Bendan, Tirtomartani, Kalasan juga turut membuat ogoh – ogoh berbentuk ayam yang ikut di arak dengan iringan gamelan. Ternyata tidak hanya warga Yogyakarta,namun juga warga Bali yang diundang untuk turut memeriahkan vestifal ini dengan pakaian adat mereka. Acara ini ditujukan untuk memperingati hari raya nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu, esok hari pada Sabtu, 21 Maret 2015.



Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.




Kamis, 26 Februari 2015

Buah Ajaib, Buah Surga

Buah - buahan Suarga wonten ing Donya
(miturut Islam)

Buah – buahan klebu dhaharan 4 sehat 5 sampurna, buah – buahan uga duweni kathah khasiat, antarane saged nyegah dan ngobati penyakit degeneratif, kayata diabetes, penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, kanker, lan penyakit sendi, buah – buahan uga saged kagem anti peradangan lan antibakteri. Antarane jenis buah – buahan kang sampun di ciptakake Allah SWT, wonten buah – buahan kang paling sae kang katulis wonten ing Al-Qur’an bilih buah – buah menika wonten ana ing suarga. Buah – buahan menika yaiku :
1.      Gedhang
Buah gedhang sampun katulis wonten ing Al-Qur’an QS.Al-Waqi’ah (56) : 28-33. Gedhang saged di dhahar langsung utawa diolah rumiyin, mbonten mung buahipun, nanging kembange uga bisa di dhahar, biasane godhonge uga kanggo mbungkus panganan tradisional. Gedhang sae kanggo nyegah kanker, nyegah peradangan, lan ngatur nafsu makan lan pola turu. Kagem Ibu kang lagi mbobot, gedhang bisa nyegah supaya janin ora cacat.
2.      Zaitun
Zaitun wonten ing Al-Qur’an QS.An-Nahl (16) : 11, wonten ing ayat menika wonten keterangan bilih zaitun klebu salah sijining buah – buahan kang nunjukake Agunging Allah SWT. Dibanding buahipun, minyak zaitun luwih dimanfaatke. Minyak zaitun duweni khasiat kanggo nyegah diabetes, penyakit jantung, uga bisa kanggo ngaluske kulit.

3.      Anggur
Buah Anggur katulis ing Al-Qur’an QS.Al-Mu’minun (23) : 19 lan QS.Al-An’am (6) : 90. Anggur gadhah antioksidan inggil saking senyawa fenol kang saged nyegah sel kanker lan ningkataken kerja sel pembuluh darah kanggo nglancaraken aliran darah, mula saged njaga kesehatan jantung lan pembuluh darah.

4.      Tin
Buah Tin dereng kondhang wonten masyarakat. Nanging, Allah sampun nulis buah Tin wonten Al-Qur’an QS.At-Tin (95) : 1. Buah Tin menika rasanipun legi lan mboten kecut, gadhah khasiat kanggo ngobati watuk kronis, nglancaraken pipis, lan nangkal racun. Buah Tin uga saged kanggo radang tenggorokan, gerah dhadha lan gangguan paru – paru. Buah Tin ngandung omega 3 lan omega 6 kanggo nyegah hipertensi lan serangan jantung koroner.

5.      Delima
QS. Ar-Rahman (55) : 66-69, sampun cetha katulis wonten ayat menika bilih Allah bakal maringi nikmat wonten ing suarga, salah sijine inggih menika buah delima. Delima asli saking wilayah Timur Tengah. Buah menika kathah vitamin C, kalori lan dadi sumber sodium, riboflavin, lan kalsium paling sae. Buah warna abang cilik cilik menika uga ngandung antioksidan 3 luwih akeh tinimbang teh ijo. Delima bisa kanggo ngobati diare, gangguan gusi, lan nyageh perkembangan radilak bebas ing awak.

6.      Kurma
Ingkang pungkasan inggih menika Kurma. Sampun kathah ayat Al-Qur’an kang nyebataken buah Kurma, salah sijine ing QS.Ar-Ra’d (13) : 4 kang isinipun bilih salah sijining kebesara Allah inggih menika Allah maringi kaluwihan dumateng rasanipun buah kurma. Kurma uga sanget kaanjuraken kagem Ibu kang nembe mbobot amarga ing buah kurma wonten fruktosa lan glukosa kang gadhah kalori kang inggil, nanging gampang dicerna. Kurma uga gadhah khasiat kanggo nyegah stroke, ngatur denyut jantung, lan ngatur tekanan darah.

Menika buah - buahan kang sampun katulis wonten ing Al-Qur’an dados buah – buahan kang wonten ing suarga. Buah buahan menika uga duweni khasiat lan manfaat kang kathah sanget kagem ngobati penyakit utawa njaga kesehatan. Mula kuwi, mangga kita kathah ngonsumsi buah – buahan menika kayata saampun katulis wonten ing Al-Qur’an.

Kamis, 19 Februari 2015

Puisi curhatan remaja


Maaf, bukan diriku

Jika aku memang pantas,
Pahami maksud sikapku
Bahkan semua kesanggupanku,
Ataupun batas mampuku
Sinar tak berkutik di hadapan lubang hitam
Tak terlihat, apalagi menembus
Jangan inginkan sesuatu dariku,
Untuk apa yang bisa kulakukan
Jika kau tetap memaksaku melakukan apa yang ingin kau lihat dariku,
Itulah saat aku memaksa diriku
Puncak dari kemampuanku, dan ku coba melewatinya
Jika kau dapati diriku di di belakang bukit, tersenyumlah
Namun saat kau dapati diriku masih ada di dasarnya,
Bahkan dalam keadaanku terjatuh,
Aku tak mau kau ada dengan uluran tanganmu
Aku dapat bangun dengan kemampuanku,
Setelah itu, kau akan melihatku kembali melangkah

Tapi, mungkin menuju arah yang berbeda

Rabu, 18 Februari 2015

Muslimahnya anak SMA


Buat para wanita muslim, gimana sih caranya bisa tetep tampil anggun dan muslimah, tapi juga tidak terlalu tertutup dalam hal sikap, apalagi dengan temen lawan jenis di sekolah ? Terkadang berlebihan juga jika kita sebagai wanita muslimah terlalu berpakaian super besar, termasuk di sekolah. Mungkin ini sedikit tips buat kita yang ingin tetep menjadi diri sendiri, enggak terlalu terbatas dengan gelar “wanita muslim”, tapi kita tetep tidak melewati batas kita sebagai wanita :
  •  Menjaga kerapian, apalagi seragam, jangan sampai ke sekolah dengan pakaian kucel belum di setrika. Orang lain akan berfikir berulang kali untuk menilai kita wanita yang ceroboh jika kita selalu menjaga kerapian di depan orang lain. Oiya, jaga bau badan, jangan sampai temen kita ada yang enggak betah ada di dekat kita, apalagi dekat laki - laki. Itu harus lebih diperhatikan.

  • Jangan terlalu boros, apalagi dalam hal membeli makanan di kantin. Kita akan terlihat sebagai wanita yang tidak bisa menggunakan uang dengan baik, menurut laki – laki mungkin bisa di blacklist karena masuk dalam daftar calon istri pembakar uang suami, hahaha. Selain itu, kita juga dilarang makan berlebihan, apalagi wanita. Oiya, 1 lagi, kalo kita sering makan, kita bisa jauh dari temen temen yang lagi bawa makanan, karena takut kita yang menghabiskan makanan mereka, hihihi.


  • Berbicara dengan sopan dan anggun, menggunakan bahasa yang halus. Bahasa yang halus bukan berarti kita berbicara dengan volume yang rendah seperti putri keraton, tapi kita berusaha mengucapkan kata – kata yang tidak menyakiti hati orang lain, apalagi kalo lagi di deket orang yang sensitif atau orang yang lagi emosi. Jangan berteriak terlalu keras, apalagi sampai terdengar kelas tetangga

  • Tetap menampilkan senyuman walaupun kita sedang ada masalah. Masalah yang kita punya, cukup beberapa orang yang kita percaya saja yang tau, selebihnya, biarkan mereka menikmati senyuman kita

  •  Menjaga aurat, cukup dengan memakai jilbab dan pakaian seragam panjang plus kaos kaki panjang,paling enggak manutup mata kaki.

  •  Menjaga sholat, labih baik lagi bisa ngajak temen temen buat jamaah sholat fardhu, baik lagi mengajak yang sunnah seperti sholat Dhuha. Jadi enggak cuma ngajak makan bareng dikantin, tapi ngajak jalan bareng ke surga, hehehe..


Mungkin itu sedikit tips buat kita yang mau tetep tampil anggun dan muslimah namun juga enggak terlalu terbatasi dengan keadaan kita yang harus menutup aurat tubuh, suara dan sikap kita di hadapan orang lain. Semoga bermanfaat ^_^

Kamis, 12 Februari 2015

Kisah Kahfi dalam gua dengan anjingnya


Kahf Ahlil Kahf terletak kira-kira 7km dari pusat bandar Amman, Jordan. Kawasan ini suatu ketika dahulu dikenali dengan Ar-Raqim kerana terdapat kesan tapak arkeologi yang bernama Khirbet Ar-Raqim di kawasan tersebut. Perkataan Ar-Raqim juga disebut di dalam Al-Quran dan Ahli Tafsir menafsirkan Ar-Raqim sebagai nama anjing dan ada yang menyatakan ia sebagai batu bersurat. Kahf Ahlil Kahf merupakan lokasi sejarah yang membuktikan kebenaran kisah di dalam Al-Quran iaitu di dalam Surah Kahfi mulai ayat 9 hingga 26. Ayat di dalam Surah tersebut menceritakan bagaimana 7 orang pemuda yang beriman kepada Allah melarikan diri ke sebuah gua dan Allah menidurkan mereka selama 309 tahun Qamariah (300 tahun Shamsiah) sehingga mereka tidak dapat dibangunkan oleh suara apa sekalipun.
Firman Allah; “Adakah engkau menyangka (wahai Muhammad), bahawa kisah ‘ashabul kahfi’ (penghuni gua) dan ‘ar-raqiim’ (anjing mereka) termasuk antara tanda-tanda-tanda kekuasaan Kami yang menakjubkan? (Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”. (al-Kahfi: 9)

Ashabul kahfi (penghuni-penguni gua) yang dimaksudkan dalam ayat di atas, menurut para ulama’- terdiri dari tujuh orang pemuda iaitu;

Maksalmina
Tamlikha
Martunus
Bainunus atau Nainunus
Sarbunus
Dzunuanus
Kasyfitatanunus

Bersama mereka seekor anjing bernama Qitmir mengekori mereka. Pemuda-pemuda ini beriman kepada Allah di tengah kekufuran kaum dan bangsa mereka. Identiti mereka sebagai pemuda yang beriman diakui oleh Allah dengan firmanNya;

“Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk”. (al-Kahfi: 13)

Menurut ahli sejarah, kisah ini berlaku pada zaman sebelum kedatangan Islam di satu negeri bernama Afsus yang terletak di Turki (ada pendapat menyatakan di Jordan, dan ada juga mengatakan di Syria). Asalnya penduduk negeri itu beriman kepada Allah dan beribadat mengesakanNya. 

Namun keadaan berubah selepas kedatangan seorang raja bernama Diqyanus. Raja ini menganut fahaman kufur/berhala dan dia memaksa rakyat di bawah pemerintahannya supaya murtad dari agama Allah yang dibawa Nabi Isa a.s. dan bertukar kepada agama kufur/berhala yang dianutinya. Rakyat yang takut dengan ancaman dan seksaan raja itu terpaksa akur dengan arahan yang zalim itu.

Namun tujuh pemuda beriman tadi tidak mahu tunduk dengan tekanan raja kafir itu. Mereka tetap teguh mempertahankan aqidah mereka walaupun menyedari nyawa dan diri mereka mungkin terancam dengan berbuat demikian. Akhirnya mereka dipanggil mengadap raja itu. 

Di hadapan raja yang zalim itu, mereka dengan penuh berani dan bersemangat berhujjah mempertahankan iman dan prinsip aqidah Ilahi yang mereka yakini. Allah berfirman menceritakan peristiwa mereka berhujjah;

“Dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri (di hadapan raja) lalu mereka berkata (membentangkan hujjah kepada raja): ”Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran. Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk di sembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka?) Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?”. (al-Kahfi: 14-15)

Walaupun tidak mampu menjawab hujjah-hujjah yang mantap dari pemuda-pemuda beriman ini, raja yang kufur dan zalim itu tetap berkeras mahu mereka murtad dari agama mereka. Ia memberikan tempoh beberapa hari kepada mereka. Jika selepas tempoh itu pemuda-pemuda ini tetap berkeras, maka mereka akan dimurtadkan secara paksa atau akan dibunuh. Kerana sayangkan aqidah dan agama mereka, pemuda-pemuda ini bermesyuarat sesama mereka untuk mencari keputusan yang muafakat. Apakah tindakan yang sepatutnya diambil untuk mempertahankan diri dan juga agama mereka? Akhirnya mereka memutuskan untuk lari bersembunyi dan berlindung di dalam gua di kawasan pedalaman/kampung.

Firman Allah; “Dan oleh kerana kamu telah mengasingkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, maka pergilah kamu berlindung di gua itu, supaya Tuhan kamu melimpahkan dari rahmat-Nya kepada kamu dan menyediakan kemudahan-kemudahan untuk menjayakan urusan kamu dengan memberi bantuan yang berguna”. (al-Kahfi: 16)

Mereka lari ke pedalaman di kawasan pergunungan bernama Nikhayus. Di situ terdapat sebuah gua dan di situlah mereka bersembunyi dan berlindung. Kebetulan semasa perjalanan mereka ke situ mereka telah diekori oleh seekor anjing bernama ar-raqiim. Maka anjing itu turut bersama-sama dengan mereka berlindung dan menetap di gua itu. Di dalam gua itu mereka diberi ketenangan dan ketenteraman oleh Allah.Allah telah menidurkan mereka dengan nyenyak dalam gua tersebut. 

Firman Allah menceritakan tentang mereka di dalam gua;
“Lalu Kami tidurkan mereka dengan nyenyaknya di dalam gua itu bertahun-tahun lamanya”. (al-Kahfi: 11).

Allah ingin menzahirkan bukti-bukti kekuasaanNya kepada hamba-hambaNya melalui peristiwa ini. Maka Allah telah mentakdirkan pemuda-pemuda ini tidur dalam jangka masa yang amat lama iaitu selama 300 tahun (mengikut perkiraan tahun Masihi) atau 309 tahun (mengikut tahun Hijrah).

“Dan mereka telah tinggal tidur dalam gua mereka selama tiga ratus tahun (dengan kiraan ahli Kitab), dan hendaklah kamu tambah sembilan tahun lagi (dengan kiraan kamu) (yakni menjadi 309 tahun)”. (al-Kahfi: 25)

Walaupun mereka tidur amat lama dan tanpa makan dan minum, tetapi dengan kuasa Allah, badan dan jasad mereka tidak hancur dan musnah. Bahkan Allah menyatakan bahawa; jika kita lihat keadaan mereka di dalam gua itu nescaya kita tidak akan percaya bahawa mereka sedang tidur.

“Dan engkau sangka mereka sedar padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka dalam tidurnya ke sebelah kanan dan ke sebelah kiri (supaya badan mereka tidak dimakan tanah), sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka”. (al-Kahfi: 18)

Setelah sampai tempoh yang ditetapkan Allah (iaitu 300 tahun atau 309 tahun), mereka dibangunkan. Ketika mereka bangun mereka sendiri tidak menyedari bahawa mereka tidur dalam jangka masa yang amat lama. Mereka menyangka mereka hanya tidur dalam masa sehari atau separuh hari sahaja.“Berkatalah salah seorang di antara mereka: “Sudah berapa lamakah kamu berada (di sini?)”. Mereka menjawab: “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari….”. (al-Kahfi: 19)

Sebaik bangun dari tidur mereka, mereka terasa lapar. Maka sebahagian dari mereka mencadangkan agar dihantar seorang wakil untuk ke Bandar bagi mencari sesuatu untuk di makanan. Akhirnya mereka memilih Tamlikha untuk ke kota Afsus. Kebetulan semasa mereka melarikan diri dulu mereka membawa bersama bekalan wang perak.
Firman Allah menceritakan cadangan sebahagian dari mereka itu;

“Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak kamu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang paling baik (yakni yang bersih dan halal), maka hendaklah dia membawa makanan itu untuk kamu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan hal kamu kepada seseorangpun. Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya”. (al-Kahfi: 19-20)

Lihatlah betapa bersihnya hati dan akhlak mereka. Walaupun dalam keadaan yang gawat dan susah serta kelaparan, tetapi mereka masih berpesan kepada sahabat mereka yang ditugaskan ke kota mencari makanan itu supaya mencari dan memilih makanan yang bersih dan halal. Ini menandakan bahawa mereka adalah pemuda-pemuda yang bertakwa kepada Allah. Di dalam al-Quran, Allah memerintahkan kita supaya bertakwa kepadaNya sedaya yang kita mampu, dalam keadaan mana sekalipun, sama ada senang atau susah.

Allah SWT Berfirman; “Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta`atlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu”. (at-Taghabun: 16)
Walaupun Allah menceritakan dalam ayat tadi bahawa pemuda-pemuda amat berhati-hati dan berjaga-jaga agar jangan diketahui orang lain–kerana mereka menyangka raja yang memerintah negeri masih raja yang dulu dan kafir kepada Allah, namun Allah telah mentakdirkan supaya berita tentang mereka diketahui oleh hamba-hambaNya yang lain bagi menunjukan kekuasaan dan kehebatanNya. Kebetulan semasa pemuda-pemuda ashabul kahfi ini dibangkitkan Allah setelah tidur 300 tahun lamanya, suasana negeri telah banyak berubah. Raja dan pemerintah negeri merupakan orang yang beriman kepada Allah. Begitu juga dengan kebanyakan rakyatnya.Namun masih terdapat segelintir rakyat dalam negeri itu yang masih ragu-ragu tentang kebenaran kiamat; mereka masih ragu-ragu; bagaimana Allah boleh menghidupkan orang yang telah mati? Apatah lagi yang telah beribu bahkan berjuta tahun lamanya dimakan tanah. Maka bertepatanlah masanya Allah membangkitkan ashabul kahfi pada zaman tersebut dan menzahirkan kekuasaanNya kepada hamba-hambaNya yang masih ragu-ragu lagi.

“Dan demikianlah Kami dedahkan hal mereka kepada orang ramai supaya mereka mengetahui bahwa janji Allah menghidupkan orang mati adalah benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya”. (al-Kahfi: 21)

Allah mendedahkan perihal pemuda-pemuda ashabul kahfi itu semasa wakil mereka itu datang ke kota hendak membeli makanan. Ia merasa hairan melihat keadaan kota dan penduduknya berubah sama sekali. Penduduk kota pula merasa hairan melihat keadaan wakil itu dan mereka semakin syak apabila mereka melihat wang perak yang dibawanya ialah wang zaman dahulu yang sudah tidak laku lagi. Ia dituduh menjumpai harta karun lalu dibawa mengadap raja yang beriman dan mengambil berat hal agama. Setelah mendengar kisahnya, raja dan orang-orangnya berangkat ke gua ashabul kahfi bersama wakil itu, lalu berjumpa dengan pemuda-pemuda itu sekeliannya dan mendengar kisah mereka. 

Sejurus kemudian pemuda-pemuda itu pun dimatikan Allah sesudah memberi ucapan selamat tinggal kepada raja yang beriman itu dan orang-orangnya. Raja mencadangkan supaya sebuah masjid didirikan di sisi gua itu. Sementara itu ada yang mencadangkan supaya mendirikan sebuah bangunan atau tugu sebagai kenangan. 

Hal ini diceritakan Allah dengan firmanNya;
“Setelah itu maka (sebahagian dari mereka) berkata: “Dirikanlah sebuah bangunan di sisi (gua) mereka, Allah jualah yang mengetahui akan hal ehwal mereka”. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka (yakni pihak raja) pula berkata: “Sesungguhnya kami hendak membina sebuah masjid di sisi gua mereka”. (al-Kahfi: 21)

http://kumpulan-kisahteladan.blogspot.com/2014/03/309-tahun-7-pemuda-tidur-di-dalam-gua_6.html \

Kamis, 05 Februari 2015

Keinget liburan di Bali, Pie Susu

Inget kemaren bulan Desember 2014, liburan bareng temen temen dari SMA N 1 Kalasan ke Bali, kita bawa banyak banget oleh - oleh. Salah satu yang diincar yaa kue kering kecil ini, namanya Pie Susu. Jadi penasaran, gimana cara bikinnya,,

Resep Pie Susu dari Mbak Nina
resep pie susu buatan mbak nina
©Mbak Nina
Bahan
  • 300gr margarin / butter (di mix)
  • 3 kuning telur
  • 500gr tepung terigu serbaguna
  • 2 sdm munjung gula kastor
Cara membuat
  1. Campur semua bahan menjadi satu dengan memakai pisau pastry (Bisa juga diaduk menggunakan sendok kayu. Aduk adonan hingga tercampur rata (berbulir-bulir).
  2. Bulat dan padatkan adonan hingga mudah dipulung (dibentuk).
  3. Siapkan cetakan, oleskan margarin atau minyak tipis saja.
  4. Cetak adonan.
Bahan filling
  • 30gr tepung custard
  • 400 ml air
  • 1 kaleng susu kental manis
  • 8 kuning telur kocok lepas
  • 2 sdt vanilla
Cara membuat filling
  1. Campur air dengan susu kental manis lalu aduk hingga merata.
  2. Masukkan kuning telur aduk hingga rata.
  3. Masukkan vanila dan tepung custard, aduk rata dan kemudian saring adonan.
Bila memakai otang, gunakan api kecil. Kalau api terlalu besar maka kulit pie akan terlalu coklat sedangkan fillingnya belum matang.
Finishing
  1. Tuang filling ke dalam adonan pie yang sudah dicetak.
  2. Panggang dengan suhu sekitar 160 derajat celcius hingga filling set dan kekuningan. Lamanya disesuaikan, sekitar 50 menit bergantung oven masing-masing.
  3. Setelah matang, keluarkan dan dinginkan. Setelah dingin baru bisa dikeluarkan dari cetakan.
sumber : http://oleholehkhasbali.com/kumpulan-resep-pie-susu-bali.html